Thursday, February 11, 2010
Tips Cerdas Belanja Kosmetik
Wednesday, February 10, 2010
Agar Tak Salah Pilih Pewarna Rambut
Tuesday, February 09, 2010
Istilah Kosmetik yang Perlu Anda Tahu
Monday, February 08, 2010
Kenali Bahan-bahan dalam Kosmetik Anda
- Vitamin C Dikenal sebagai asam askorbat, L-asam askorbat, askorbat, magnesium ascorbyl phosphate, ascorbyl palmitate. Baik untuk semua jenis kulit, kecuali untuk kulit yang sensitif. Kandungan dari vitamin C ini bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan mencegah penuaaan dini. Cara kerjanya: vitamin C bisa menetralkan radikal bebas yang terbentuk ketika kulit terkena sinar matahari, polusi, asap rokok, dan unsur-unsur berbahaya lainnya. Kerusakan kolagen akibat radikal bebas bisa menyebabkan keriput, bercak-bercak dan peradangan.
- Asam salisilat Juga dikenal sebagai Beta hydroxy acid (BHA), kandungannya bagus untuk kulit normal dan kulit berminyak. Asam salisilat bisa membantu Anda mengatasi masalah jerawat dan iritasi. Cara kerjanya: asam salisilat dapat menembus sebum yang menyumbat pori-pori, membersihkan komedo. "Bila digunakan secara teratur, dapat mengurangi frekuensi dan keparahan letusan jerawat," kata Leslie Baumann, profesor dermatologi di University Miami, di Florida. Hindari kandungan ini jika Anda memiliki kulit kering, sensitif atau alergi terhadap aspirin. Terkadang asam salisilat juga digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit.
- Ferulic acid Biasa disebut sebagai 4-hydroxy-3-methoxycinnamic asam. Bagus untuk kulit kering dan kulit normal. Manfaat dari kandungan ini sangat baik untuk melindungi kulit dari sinar matahari dan penuaan dini. Cara kerjanya: Biasanya dikombinasikan dengan vitamin C dan E. "Asam ferulic membantu menstabilkan kulit," ujar Barbara R. Reed, seorang profesor klinis dermatologi di University Colorado Health Science Center, di Denver. Ferulic Acid memiliki kekuatan dua kali lipat sebagai agen pelindung matahari dan meningkatkan kemampuan kulit untuk menetralisir radikal bebas.
- Retinol Biasa dikenal sebagai retinoic acid atau retinyl palmitate. Bagus untuk kulit normal dan kulit berminyak. Sangat bermanfaat untuk menghindari kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, menyembuhkan jerawat dan melindungi kulit dari proses penuaan dini. Cara kerjanya: retinol yang ringan berubah bentuk menjadi retinoid yang terdapat dalam Retin-A dan Renova, telah terbukti merangsang produksi kolagen dan pembentukan jaringan elastis serat. Hindari penggunaan retinol jika jenis kulit Anda termasuk jenis sensitif dan memiliki masalah kulit seperti peradangan pada kulit dan eksim.
- Idebenone Juga dikenal sebagai Ubiquinone, koenzim Q-10. Baik untuk semua jenis kulit. Bisa melindungi kulit dari sinar matahari dan mencegah iritasi serta penuaan dini. Cara kerjanya: Idebenone adalah salah satu antioksidan kuat yang terkandung dalam kosmetik. "Kandungan antioksidannya bisa membantu melindungi kolagen dan elastin, yang memberikan dukungan dan ketahanan kulit," ujar Lisa Donofrio, associate profesor dermatologi klinis di Yale University School of Medicine.
- Hyaluronic Acid Juga dikenal sebagai Natrium hyaluronate. Baik untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering. Bermanfaat untuk melindungi kulit dari proses penuaan dini. Cara kerjanya: Hyaluronic asam dan stempel menarik air ke dalam kulit. "Ketika kulit berkeringat, kandungan ini bisa menyamarkan garis-garis halus yang terlihat,” ujar Susan Weinkle, asisten profesor dermatologi klinis di University of South Florida, di Tampa. Hindari hyaluronic acid jika Anda tinggal di iklim dengan kelembaban rendah. Sebab kandungan ini tidak akan bekerja dengan baik karena tidak bisa menyerap air yang ada di permukaan kulit Anda, sehingga bisa menyebabkan dehidrasi pada kulit.
- Green Tea Dikenal sebagai Epigallocatechin gallate (EGCG). Baik untuk semua jenis kulit. Khasiat Green Tea bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari, menyembuhkan iritasi dan mengatasi masalah kerut dan penuaan. Cara kerjanya: "Teh hijau adalah salah satu yang paling ampuh sebagai bentuk perlindungan," kata Patricia Farris, asisten klinis profesor dermatologi di Tulane University, di New Orleans. Khasiatnya, bisa melindungi kerusakan kulit akibat sinar matahari, dan penelitian telah menunjukkan bahwa produk yang mengandung setidaknya 5 % ekstrak teh hijau dapat membantu mencegah kanker kulit bila diterapkan sebelum paparan sinar matahari bersama dengan tabir surya.
- Niacinamide Juga dikenal sebagai Nikotinamid, baik digunakan untuk kulit kering. Khasiatnya bisa melindungi dari berbagai problema seperti kerusakan, iritasi dan penuaan kulit. Cara kerjanya: "Niacinamide menstimulasi mikrosirkulasi dan mencegah hilangnya air di kulit," kata Reed. Selain itu, kata Donofrio, "jauh di dalam kulit, khasiat dari kandungan ini bisa meningkatkan produksi ceramides, berupa lem yang memegang sel bersama-sama dan mencegah kehilangan air." Hasilnya bisa memberikan kulit yang sehat, muda dan berseri.
Sunday, February 07, 2010
Waspada Terhadap Kosmetik
- Pilih produk-produk organik. Produk kosmetik organik umumnya lebih aman dan lebih sedikit mengandung bahan kimia. Perlu diingat, Anda tetap harus memeriksa label kosmetik walaupun perusahaan mengkalim produknya organik untuk mengetahui isi produk kosmetika.
- Gunakan riasan sederhana Anda bisa menghindari kemungkinan terpapar bio mutagen dengan mengurangi jumlah produk kosmetika yang Anda gunakan.
- Pilih kosmetika non-aroma Sebagian besar wewangian pada produk kosmetik mengandung bahan kimia yang mudah menguap dan lebih mudah masuk ke aliran darah.
- Minimalkan penggunaan cat kuku Cat kuku dianggap penyebab paling konsisten yang mengakibatkan cacat lahir. Jika Anda memakai cat kuku, sebaiknya pakailah dalam sebuah area yang berventilasi baik dan pastikan cat kuku bebas senyawa ftalat.
- Membuat daftar belanja Belilah kosmetik yang Anda butuhkan, jangan membeli kosmetik hanya karena tertarik tanpa memperhatikan isinya.
Saturday, February 06, 2010
Cara Mengusir Stres Sesuai Horoskop (II)
Friday, February 05, 2010
Cara Mengusir Stres Sesuai Horoskop
Thursday, February 04, 2010
Tips Sederhana Agar Olahraga Lebih Efektif
Wednesday, February 03, 2010
Lari Tanpa Alas Kaki Ternyata Lebih Sehat
Tuesday, February 02, 2010
5 Penyakit yang Timbul Akibat Stres Panjang
- Gangguan Saraf Ketika Anda stres, sinyal otak memicu kelenjar adrenal untuk melepaskan berbagai bahan kimia alami pada otak, termasuk epinefrin (adrenalin) dan kortisol. Tingginya bahan kimia tersebut dapat mengganggu ingatan dan risiko depresi sangat besar.
- Masalah Endokrin Hormon stres (adrenalin dan kortisol) memicu hati untuk menghasilkan lebih banyak gula dalam darah untuk memberikan energi. Hal ini sangat berbahaya karena peningkatan kadar gula (glukosa) bisa membuat Anda terkena diabetes tipe 2.
- Gangguan Pernafasan Saat stres tinggi, Anda cenderung bernafas lebih cepat. Hal ini bisa memicu sesak nafas dan membuat tubuh lebih rentan terhadap virus. Terutama virus yang menyerang sistem pernafasan.
- Kardiovaskular Stres yang terjadi pada waktu tertentu dan hanya sementara, cenderung membuat jantung berdetak lebih cepat dan tekanan darah meningkat. Tetapi jika stres jangka panjang, hal yang bisa terjadi lebih dari itu, bisa berupa pembuluh darah, peningkatan kadar kolesterol, dan membuat Anda berisiko tinggi terkena penyakit jantung dan stroke.
- Masalah reproduksi Stres bisa memperpanjang atau memperpendek siklus menstruasi dan membuat menstruasi lebih sakit. Bahkan, stres bisa membuat siklus haid terhenti selama beberapa waktu. Tingkat stres yang tinggi juga membuat bakteri vaginosis (BV) selama kehamilan levelnya menjadi lebih tinggi. Hal ini membuat janin berisiko terhadap penyakit asma dan alergi.
Monday, February 01, 2010
Usir Lelah Dengan Mengonsumsi Banyak Protein
Thursday, January 28, 2010
Insomnia?? Jangan Takut !!!
- Hanya gunakan tempat tidur untuk tidur atau seks, tetapi tidak untuk membaca, melakukan pekerjaan administrasi, menonton televisi, camilan atau membuat panggilan telepon.
- Jika Anda telah berbaring di tempat tidur, tetapi rasa kantuk Anda tidak kunjung datang, cobalah beberapa teknik ini: Menghitung domba atau menghitung mundur dari 100 (salah satu favorit saya) untuk menghentikan diri dari memikirkan berbagai macam masalah kemarin atau besok hari. Setelah itu, tarik napas panjang selama beberapa detik secara mendalam, tahan beberapa detik, kemudian hembuskan. Atau bisa juga melihat beberapa sudut di kamar Anda dengan seksama, sehingga mata pun lelah dan kantuk akan segera menyergap.
- Jika Anda tidak bisa tidur setelah berbaring di tempat tidur selama 30 menit atau lebih, apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk membaca sesuatu yang sangat membosankan, membiasakan rutinitas tidur dari jam biasanya, atau lebih cepat dari jam sebelumnya.
- Sebelum tidur sebaiknya Anda menghindari tembakau dan minuman yang mengandung kafein (tidak hanya kopi, tapi minuman lain seperti teh dan soft drink).
- Hindari alkohol sebelum tidur. Bila minum-minum mungkin membuat Anda berpikir dapat segera memberikan rasa kantuk ternyata tidak tepat. Karena Anda bisa segera tidur, dan kemudian bangun dan sulit untuk tidur kembali karena efek dari alkohol yang dikonsumsi. Sebaliknya, bila Anda memilih untuk makan malam beberapa jam sebelum tidur, ini solusi lebih tepat. Pasalnya, makan beberapa jam sebelum tidur dapat membuat tidur terasa lelap.
- Hindari tidur di depan televisi, dan cobalah bangun pada waktu yang sama setiap hari bukan tidur di saat akhir pekan. Latihan setiap hari untuk tidur dan bangun pada jam yang sama guna melatih adrenalin Anda.
- Beli kasur dan desain kamar tidur Anda dengan ventilasi yang baik serta atur suhu udara yang membuat Anda cepat mengantuk.
- Anda juga dapat mencoba beberapa cara lain, di antaranya: mandi air hangat, menikmati segelas susu hangat, makan makanan ringan sebelum tidur, saling memijat dengan pasangat atau mendengarkan musik klasik.
- Gunakan penutup telinga bila Anda termasuk orang yang tidak bisa terlelap bila mendengar suara bising.
- Jika Anda mempunyai nyeri sendi atau sakit kepala, minum obat tidur sebelum tidur (tetapi pastikan tidak mengandung kafein).
Saturday, January 23, 2010
Menjaga Kesehatan Jantung.
- Bubur gandum. Mulailah hari Anda dengan sarapan yang sehat yaitu bubur gandum. Kandungan omega 3, folat dan potasium pada gandum sangat tinggi, baik bagi otak Anda. Kadar seratnya yang tinggi juga bisa menurunkan LDL atu kolesterol jahat dalam darah dan menjaga aliran darah dalam arteri berjalan lancar.
- Salmon. Ikan lezat kesukaan Oprah Winfrey ini, memang sangat efektif menurunkan darah tinggi dan menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsinya dua kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung. “Salmon mengandung karotenoid astaxanthin, yang mengandung antioksidan tinggi,” kata ahli jantung dan penulis buku “Lower Your Blood Pressure In Eight Weeks”, Stephen T. Sinatra, MD, seperti vivanews kutip dari health.com, Senin 5 Oktober 2009.
- Alpukat. Buah yang mengandung lemak nabati ini, juga sangat baik untuk jantung Anda. Menambahkannya pada salad atau mengonsumsinya dengan menambahkan sedikit kopi dan gula, bisa menjadi cara alternatif mengolah alpukat. Kandungan asam lemak tak jenuh pada alpukat juga bisa menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam darah.
- Kedelai. Kacang kedelai juga bisa menurunkan kolesterol jahat dan mengandung protein nabati yang bagus untuk kesehatan jantung. Banyaklah mengonsumsi tempe, tahu dan edamame. Minum susu kedelai secara teratur juga sangat baik bagi kesehatan jantung Anda. vivanews.com
Thursday, October 15, 2009
Otak
dan berikut adalah fungsi-fungsi dari otak kita.
(dari berbagai sumber)
nah semoga bermanfaat ya..Thursday, September 03, 2009
Mengatasi Perut Kembung Pada Anak
Friday, June 05, 2009
Mengatasi Perut Kembung Pada Anak
Saturday, May 23, 2009
Ketika Kista Tumbuh di Lidah
Kista mukokel berupa benjolan seukuran biji kedelai itu akibat penyumbatan kelenjar liur. Harni-sang ibu-baru mengetahui alergi itu pada Agustus 2007 usai mengunjungi nenek di Garut, Jawa Barat. Saat itu suhu tubuh Vina meningkat hingga 40oC. Bocah itu juga batuk berkepanjangan. Semula Harni menduga Vina terserang flu. Oleh karena itu ia memberikan obat flu yang dijual bebas di pasaran.
Demam dan batuk reda sehingga Harni tenang. Namun, sepekan berselang di lidah Vina muncul bintik-bintik putih. Mungkin sariawan, pikir Harni saat itu. Sebulan kemudian, usai menyantap telur dadar berpenyedap rasa, kelahiran 6 Desember 2001 itu merasakan gatal di bawah lidah. Keesokan hari gatal itu berubah menjadi benjolan sebesar biji kacang hijau, seklias mirip jerawat.
Harni tetap mengira benjolan di lidah Vina itu sebagai sariawan. Benjolan berwarna merah itu membesar setiap kali Vina mengkonsumsi makanan gurih dan asin. Jika tersentuh gigi, ia merasakan nyeri. Oleh karena itu Harni mendatangi dokter spesialis bedah. Usai memeriksa Vina, dokter mendiagnosis mukokel alias kista akibat penyumbatan kelenjar liur.
Pada Agustus 2007, Vina menjalani operasi pengangkatan mukokel yang biayanya Rp3-juta. Sayang, setahun kemudian bintik-bintik putih sebesar kedelai itu kembali muncul di bagian bawah lidah.
Kista mukokel disebabkan penyumbatan kelenjar ludah atau saliva. Kelenjar ludah yang terbesar terletak tepat di belakang sudut rahang, di depan telinga. 'Ludah yang berguna melindungi mulut dari pembusukan gigi, tak dapat mengalir akibat pengendapan kalsium,' kata drg Sayuti Hasibuan, ahli kedokteran gigi dari Universitas Sumatera Utara. Pada akhirnya kelenjar ludah membengkak.
Mengkonsumsi makanan asin dan berpenyedap rasa merangsang pengaliran ludah. Lantaran saluran pada kelenjar terhambat, saliva tak dapat dialirkan, sehingga benjolan lunak berwarna kebiruan kian membesar dan kaku. Untuk mengatasinya, dokter kembali menawarkan operasi. Namun, RA Syafrani-suami Harni-menolak lantaran Vina trauma memasuki kamar bedah.
Beruntung, tiga hari berselang kerabatnya, Nita, menyarankan agar Vina mengkonsumsi ekstrak teripang. Setiap hari Syafrani menyuapi Vina 3 sendok makan ekstrak teripang ditambah 9 tablet spirulina. Empat hari rutin menkonsumsi teripang-spirulina, benjolan mengecil. Dua bulan kemudian hanya bintik putih yang tersisa di lidah.
Heran dengan perubahan itu, Syafrani memeriksakan kesehatan Vina. Hasilnya, kondisi siswa Taman Kanak-kanak itu prima. Ahli medis yang awalnya menyarankan operasi, takjub dengan perubahan Vina dan menyatakan tak perlu lagi operasi.
Keampuhan teripang mengatasi kista disebabkan oleh kandungan antitumor. Tong Y dari Divisi Farmakologi, Institut Materia Medika Shanghai, China, menemukan senyawa filinopsida A. Fungsinya sebagai pencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru atau angiogenesis pada sel tumor. Penyuntikan 2-10 mikroliter filinopsida A pada aorta tikus menyebabkan sel tumor tidak mendapat pasokan nutrisi sehingga tak dapat berkembang dan mati.
Kesembuhan Vina juga berkat kandungan antioksidan dalam spirulina. Antioksidan spirulina berupa pigmen klorofil. Klorofil sebagai antioksidan bersifat antikanker dan antiracun. Perpaduan ekstrak teripang dan spirulina menghindarkan Vina dari trauma kamar operasi. (Vina Fitriani/Peliput: Faiz Yajri)
Bukti Sahih sang Perawan
Kejadian itu begitu cepat. Dada Toto Hendarto bergemuruh, lalu tiba-tiba ia sesak napas, dan terjatuh di lantai kamar tidur. Saya mau mati, batin Toto. Dengan tenaga tersisa, pria 47 tahun itu merangkak ke tepi jalan raya berjarak 20 meter dari rumahnya. Siang itu ia sendirian, anggota keluarga lain bekerja dan sekolah. Ia meminta tolong dengan isyarat melambai-lambaikan tangan. Tetangga segera melarikan Toto ke rumahsakit.
Di ruang gawat darurat dokter memeriksa kesehatan Toto. Hasilnya sungguh mengejutkan: kadar gula darah 770 mg/dl. Kadar gula normal pria dewasa 110-160 mg/dl. 'Karena kadar gula darah sangat tinggi, dokter yang memeriksa mengatakan bahwa saya seharusnya sudah tidak bernapas lagi,' kata Toto.
Kelahiran 6 Januari 1962 itu menjalani opname selama 8 hari. Di rumahsakit ia menjalani diet karbohidrat, protein, dan gula. Ketika tiba kembali di rumah, ia patuh mengkonsumsi obat yang diresepkan dokter. Sayang kadar gula darah tak juga turun meski setahun ia rutin menelan obat antidiabetes mellitus. Suatu pagi usai salat Idul Fitri, ia berjumpa teman yang menyarankan untuk mengkonsumsi virgin coconut oil (VCO).
Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta itu ragu. 'Masak saya diberi minyak. Jangan-jangan malah kolesterol yang naik,' ujar Toto. Namun, setelah teman masa SMP meyakinkan, Toto akhirnya mencoba VCO. Ia mengkonsumsi 1 sendok makan VCO 2 kali sehari. Setelah menghabiskan 5 botol-masing-masing 80 ml-ia merasakan lebih bugar dan tak mudah mengantuk seperti sebelum konsumsi VCO.
Ketika ia memeriksakan diri ke dokter. Ternyata kadar gula darah mendekati ambang normal: 180 mg/dl. Pengecekan terakhir 2 bulan lalu, kadar gula darahnya normal.
Turunnya kadar gula darah Toto bukan kebetulan belaka. Berbagai riset ilmiah membuktikan keampuhan VCO mengendalikan kadar gula darah. Prof Dr Bambang Setyaji, ahli VCO dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan minyak perawan itu mengandung asam lemak jenuh rantai sedang (medium chain fatty acid atau MCFA) tinggi, terutama asam laurat 43-53%. Menurut dr M Masjhoer MS Med SpFK, ahli farmakologi klinis di Universitas Diponegoro, MCFA mampu merangsang dan meningkatkan kemampuan sel ß pankreas dalam memproduksi insulin.
Itu sejalan dengan penelitian Shinta Febriana Yustisiari, dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah. Ia menguji 25 tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I adalah kontrol negatif, diberi 2 ml akuades. Yustisiari memberi VCO berdosis 0,57 ml, 1,13 ml, dan 2,27 ml per 100 g bobot tubuh masing-masing untuk kelompok II, III, dan IV. Sedangkan kelompok terakhir diberi glibenklamid-obat antidiabetes.
Dalam riset itu terbukti bahwa pemberian VCO menurunkan kadar glukosa darah seperti halnya glibenklamid. Menurut Dr dr Indwiani Astuti, peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, sifat antioksidan VCO juga melindungi pankreas. Sehingga kinerja pankreas memproduksi insulin tetap prima. Pasokan insulin lancar, glukosa darah pun terkontrol.
Dua tahun terakhir, memang banyak periset menguji secara ilmiah kemujaraban VCO. Pada 2005, saat VCO tren, kesembuhan pasien cuma bukti empiris. Sekarang duduk perkara kesembuhan itu makin gamblang setelah banyak periset meneliti VCO. Periset lain yang membuktikan kemanjuran VCO adalah Raden Parsaulian Tambunan dari Jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada. Dalam uji praklinis, VCO terbukti antikolesterol.
Ia membagi tikus putih Rattus norvegicus dalam 2 kelompok. Grup I terdiri atas 4 ekor sebagai kontrol. Kelompok II, 8 tikus, dikondisikan hiperlipidemia alias berkolesterol tinggi melalui pemberian pakan tinggi kolesterol selama sepekan. Kadar kolesterol melonjak menjadi 125%. Kelompok II kemudian dibagi dalam 2 subgrup: pertama diberi 0,06 ml VCO per hari; subgrup kedua, hanya diberi pakan tikus biasa tanpa VCO. Perlakuan berlangsung selama 30 hari.
Setelah diberi VCO, hasilnya kolesterol turun hingga 52,10%. Bandingkan dengan kelompok tanpa diberi VCO, penurunannya cuma 48,61% ketika pakan kolesterol tinggi dihentikan. Menurut Tambunan senyawa fenolik dalam VCO berperan menurunkan kadar kolesterol. Senyawa itu menghambat kerja HMG-KoA reduktase, enzim yang berperan dalam biosintesis kolesterol. Dampaknya laju pembentukan kolesterol lambat dan penum-pukan kolesterol dalam darah berkurang.
Pantas bila Abdul Hadi, pengidap kolesterol tinggi, 350 mg/dl-normal 200 mg/dl-akhirnya sembuh setelah rutin mengkonsumsi VCO. Tingginya kadar kolesterol itu buah kegemarannya mengkonsumsi gorengan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Hadi mengalami penyumbatan arteri alias arteriosklerosis akibat tingginya kadar kolesterol. Pascaopname selama 2 pekan, Abdul Hadi pulang membawa segepok obat-obatan penurun kolesterol. Tiga bulan rutin mengkonsumsi obat-obatan dan menjauhi pangan berlemak, arterinya tetap saja tersumbat.
Malahan kadar kolesterol darah membumbung: 400 mg/dl. Itu yang menyebabkan dadanya kembali sesak. Jalan penyembuhan itu terbentang ketika Hadi berjumpa teman yang menyarankan untuk mengkonsumsi VCO. Sebelum makan, ia mengkonsumsi sesendok VCO. Hasilnya amat menggembirakan. Sebelas pekan berselang, ia merasa sangat nyaman. Sembuh? Begitulah hasil pengecekan laboratorium. Kadar kolesterolnya normal.
Khasiat VCO tidak berhenti di situ. Minyak perawan itu juga tokcer mengatasi candidiasis vagina alias keputihan. Hery Winarsi, peneliti dari Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah, membuktikannya lewat uji klinis pada 30 perempuan penderita keputihan. Winarsi memberikan VCO yang diperkaya seng kepada pasien selama 2 bulan. Sepuluh orang mengkonsumsi dengan dosis 1 sendok makan; 10 orang, 2 sendok makan per hari. Sisanya mengkonsumsi VCO saja, dosis 2 sendok makan per hari.
Hasilnya, VCO plus seng (Zn) ampuh menekan pertumbuhan bakteri pemicu keputihan seperti Streptoccoccus, Klebsiella, dan Escherichia coli. Pertumbuhan mereka berturut-turut dapat ditekan 53,6%, 76,2%, dan 47,2%. Penurunan pertumbuhan bakteri itu juga diikuti oleh turunnya pH sekret vagina, dari 6 menjadi 5,1. Keberadaan bakteri-bakteri patogen itu dapat meningkatkan pH vagina. Akibatnya cendawan Candida albicans, penyebab keputihan, tumbuh subur.
VCO menekan pertumbuhan bakteri karena kandungan asam laurat bersifat antibakteri. Menurut Winarsi penambahan seng pada VCO meningkatkan imunitas. Perempuan adalah kelompok yang sering mengalami defisiensi seng sehingga gampang terkena infeksi. Seng diperlukan sebagai komponen membran sel dan enzim antioksidan, serta aktivasi dan proliferasi sel T. Dengan meningkatnya fungsi imunitas, tubuh tidak gampang terinfeksi patogen. (Ari Chaidir/Peliput: Faiz Yajri & Vina Fitriani)
Herbal Penolak Kemoterapi
Sejuknya ruang tunggu rumahsakit itu tak mampu mendinginkan perasaan Mira Sarasasih Purbasari. Dadanya bergemuruh, tangan bergetar memegang amplop putih. Perempuan itu membuka amplop dan menarik secarik kertas hasil pemeriksaan ultrasonografi. Ia membaca diagnosis dokter: kanker payudara stadium 2. Dunia seakan gelap. Di kursi ruang tunggu itu matanya terpejam. Ia teringat bibinya yang menyudahi hidup pada usia 65 tahun karena kanker payudara. Maut menjemput setelah 5 tahun ia bergelut dengan penyakit ganas itu. Tiba-tiba perasaan takut menghampirinya. Mira yang saat itu 31 tahun takut senasib dengan sang bibi. Maklum peluang kesembuhan penderita kanker payudara stadium 2 cuma 30 - 40%.
Dokter yang memeriksa menyarankan Mira menjalani kemoterapi. Namun, Mira menolak. Penderitaan bibi saat menjalani kemoterapi belum terhapus dari ingatan: rambut rontok, kulit keriput, nafsu makan berkurang, dan wajah letih. Menurut dr Henry Naland SpBOnk, hampir semua manusia mempunyai onkogen alias gen pembawa kanker di kromosom. Ketika berjumpa karsinogen alias zat penyebab kanker, sel normal berubah menjadi sel ganas yang tak kunjung mati.
Itulah sel kanker. 'Namun, sistem kekebalan tubuh yang baik bisa menghambat timbulnya kanker,' kata Henry. Henry mengatakan, pemicu kanker, termasuk kanker payudara, antara lain tingginya konsumsi makanan berlemak dan rendahnya konsumsi makan berserat. Timbunan lemak itu dapat memacu perkembangan sel secara berlebihan dan menimbulkan kanker.
Itu persis gaya hidup Mira. Bungsu dari 4 bersaudara itu penggemar makanan cepat saji. Setiap hari, sekali lagi, setiap hari ia selalu menyantap burger dan ayam goreng cepat saji. Pangan favorit lain? Soto jeroan kambing dan sapi tak luput dilahapnya. Kedai-kedai penyedia makanan favoritnya di seantero Bandarlampung sudah ia datangi.
Selain itu ia kerap bekerja lembur sehingga pola tidurnya tak teratur. Dampak kondisi itu diperparah dengan tingginya tekanan pekerjaan sehingga melahirkan stres. Dengan gaya hidup itu, Mira tak sadar dirinya sedang diintai pembunuh berdarah dingin, kanker payudara.
Di tengah kegundahan, Mira teringat temannya Ema Rahayu pengidap kanker payudara dan sembuh setelah mengkonsumsi herbal. Itu menjadi inspirasi bagi Mira. Perempuan kelahiran 19 Agustus 1977 itu bergegas menemui herbalis Mochammad Yusuf di Sukabumi, Jawa Barat.
Yusuf menekuni pengobatan timur sejak 47 tahun lampau. Pria kelahiran Sukabumi itu meresepkan masing-masing 30 g xia gu cao Prunella vulgaris, se shi cao Lycopodirum japonica, ban zi lian Scutellaria barbata, dan hai zao Sargassum pallidum. Selain itu Yusuf juga meresepkan 20 g bu gang ying, 12 g dang gui Angelica sinensis, dan 20 g shan xi gu Cremastra appendiculate. Mira merebus ramuan itu dalam 5 gelas air hingga mendidih dan tersisa segelas. Ia meminum hasil rebusan itu 2 kali sehari pada pagi dan malam. Gunanya tak hanya membunuh sel kanker tapi juga memperkuat lambung dan memperbaiki kondisi tubuh.
Menurut Yusuf, kanker bisa timbul akibat pola hidup yang tidak seimbang. Ia menganalogikan daya tahan tubuh dan penyakit dengan timbangan. Bila penyakit naik, daya tahan tubuh turun, pun sebaliknya. Untuk mencegah penyakit merajalela, Yusuf menyarankan pola hidup seimbang.
Makanan yang dikonsumsi harus seimbang antara yang bersifat 'yin' alias dingin dan panas alias 'yang'. Terlalu banyak konsumsi makanan bersifat 'yang' seperti gorengan dan jeroan menjadi pendorong timbulnya kanker. Kurangnya istirahat, stres, dan faktor genetika pada Mira, menurut Yusuf bisa pula menjadi sebab timbulnya kanker payudara.
Menurut Yusuf, senyawa melatonin yang terdapat dalam resep herbal hai zao mampu menghancurkan sel kanker. Hartono Chong, herbalis di Jakarta sepakat hai zao sebagai penumpas kanker andal. Sel kanker yang terbunuh kemudian dikeluarkan melalui urine atau keringat.
Yusuf menganalogikan herba mengatasi kanker, seperti pohon dengan semut. Bila semut adalah sel kanker, pohon ibarat tubuh manusia. Pengobatan secara kimia berupaya memotong sarang semut. Celakanya semut keluar dari sarang dan berpindah ke bagian pohon lain. Sebaliknya, pengobatan herbal bekerja dengan jalan mematikan si 'semut' alias sel kanker terlebih dahulu. Akibatnya, sarang semut alias sel kanker pada bagian tubuh perlahan mati karena tak memperoleh pasokan makanan dari semut.
Mira bertekad kuat untuk disiplin mengkonsumsi ramuan itu. Namun, 10 hari berselang ia merasa perutnya bergejolak. Ia berkali-kali buang air hingga sehari 10 kali. Semula Mira menghentikan konsumsi herbal itu. Yusuf, konsultan rumahsakit militer di Guangzhou, China, itu meyakinkan bahwa itu gejala normal sebagai indikasi obat herbal membersihkan racun alias detoksifi kasi. Mira pun kembali melanjutkan konsumsi. Sepekan berselang, ia merasakan kondisi tubuhnya lebih fit.
Itulah sebabnya Mira memeriksakan diri ke sebuah klinik di Bandung. Ia harap-harap cemas ketika selembar hasil tes terbuka di hadapannya. Tangannya bergetar membuka amplop. Namun, begitu mengetahui hasil tes menunjukkan kanker payudara mengecil menjadi 2,5 - 3 cm dari sebelumnya 4 cm, Mira sontak bersorak gembira.
Mira pun melanjutkan mengkonsumsi herbal dari Yusuf. Kini, benjolan sebesar biji kedelai itu tak teraba lagi oleh sentuhan tangan, kondisi tubuhnya pun membaik. Bobot tubuhnya kembali ke posisi awal 55 kg; sebelumnya 45 kg. Menjaga agar kanker payudara tak mengganas lagi, ia pun terus mengkonsumsi herbal. Makanan bersifat 'yin' seperti pir, apel, dan semangka dikonsumsi. Masa depan yang dulu sempat terenggut, kini membentang cerah di hadapannya. (Faiz Yajri)
Bukti Sahih dari Laboratorium
Ihwal oyong untuk mengobati diabetes mellitus sebetulnya terbukti secara empiris. Sebagian masyarakat di Jawa Barat mengkonsumsi biji sayur buah itu setiap kali pemeriksaan darah menjelang berhaji. Cukup mengkonsumsi 2 biji setiap hari selama 2 minggu saat gula darah akan diukur, para calon haji lolos dari jeratan angka kadar gula yang terlalu tinggi. Itu yang mendorong Dr I Ketut Adnyana, periset Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF ITB) membuktikannya. Adnyana mengekstrak biji oyong tua dengan etanol.
Adnyana memberikan larutan glukosa pada 25 mencit yang terbagi dalam 4 kelompok. Kelompok ke-1 tanpa perlakuan apa pun, kelompok ke-2 diberi glibenklamid dengan dosis 0,65 mg/kg bobot tubuh. Glibenklamid lazim diresepkan dokter kepada pasien diabetes. Lalu doktor Farmakologi alumnus Universitas Toyama, Jepang itu memberikan ekstrak biji oyong 5,4 mg/kg bobot tubuh pada kelompok ke-3 dan 10,8 mg/kg bobot tubuh pada kelompok ke-4.
Toleransi glukosa diperiksa dengan melihat kadar glukosa serum pada waktu 2 jam setelah konsumsi glukosa dan biji oyong. Konsumsi ekstrak daging biji oyong mampu menurunkan 6% glukosa serum pada menit ke-90 - 120 pada kelompok ke-3. Pada kelompok ke-4 penurunan glukosa mencapai 12%. Itu tak berbeda nyata dengan kelompok ke-1 sebagai kelompok kontrol yang kadar glukosa serumnya menurun 13%. Dengan glibenklamid mampu menghambat glukosa serum sebesar 29%.
Laju penghambatan biji oyong lebih rendah ketimbang glibenklamid pada 2 jam pertama. 'Berdasarkan kajian yang pernah saya lakukan, bahan alam biasanya tidak memberikan efek spontan seperti obat kimia. Makanya saya masih yakin biji oyong memiliki khasiat antidiabetes jika dikonsumsi berulang,' tutur Adnyana.
Asumsi itu terbukti setelah ia memberikan ekstrak biji oyong pada kelompok mencit yang telah diinjeksi aloksan - bahan kimia yang merusak sel beta pada pankreas - berdosis 65 mg/kg bobot tubuh. Mencit-mencit itu menderita diabetes parah lantaran glukosa serum mencapai 300 mg/dl. Perlakuan ektrak biji oyong berdosis 10,8 mg/kg dan 21,6 mg/kg bobot tubuh masing-masing mampu menurunkan glukosa serum 32,83 % dan 36,96 % pada hari ke-7.
Bandingkan dengan serum glukosa mencit pada kelompok kontrol yang hanya menurun 19,13% dan kelompok dengan glibenklamid menurun 27,5%. Pada hari ke-14, khasiat ekstrak biji oyong malah makin nyata. Saat itu kadar glukosa serum mencit dengan glibenklamid hanya turun 13,42 %, mencit kontrol 10,6%, dan ekstrak biji oyong 35,6% untuk dosis 10,8 mg/kg bobot tubuh serta 25,82% untuk dosis 21,6 kg/mg bobot tubuh.
Kesimpulannya, konsumsi ekstrak biji oyong 10,8 mg/kg dan 21,6 mg/kg bobot tubuh setiap hari mampu menurunkan kadar gula darah secara siginifikan dan lebih baik daripada glibenklamid. Dosis itu pun dinyatakan aman berdasarkan hasil uji toksisitas. Pada uji itu Adnyana tak menemukan gejala kerusakan pada hati, pankreas, limpa, jantung, otak, dan paru-paru. 'Kebiasaan masyarakat mengkonsumsi biji oyong untuk atasi diabetes telah terbukti secara ilmiah. Namun, masih perlu uji klinis pada manusia,' kata Adnyana.
Ia menduga, kandungan senyawa cucurbitasin dalam biji oyong berperan dalam menurunkan gula darah. Beragam penelitian memang membuktikan senyawa itu sebagai antidiabetes. 'Dari penelitian yang saya lakukan, dosis 2 - 3 biji oyong tua atau setara 10,8 - 21,6 mg/kg bobot tubuh sehari sekali diduga dapat membantu penderita diabetes menjaga kadar gula darah,' tutur dosen farmasi itu.
Biji oyong bukan satu-satunya antidiabetes. Periset SF ITB Siti Anfaliah, Prof Dr Andreanus A Soemardji DEA, dan Dr Irda Fidrianny MSi juga membuktikan kemangi tokcer mengatasi penyakit diabetes mellitus. Menurut Andreanus aktivitas antidiabetes kemangi Ocimum americanum pun tinggi. Fraksi air herba kemangi 500 mg/kg bobot tubuh mampu menurunkan kadar glukosa darah mencit sebesar 39,9%, 42,5%, dan 41,4% pada hari ke-6, 9, dan 12 setelah pemberian berulang obat uji.
'Makanya tak heran jika banyak penderita diabetes yang cocok mengkonsumsi air rebusan kemangi. Meski masih perlu uji toksisitas untuk mengetahui dosis aman dan efek samping' kata Andreanus.
Herbal lain yang terbukti secara ilmiah antidiabetes adalah mengkudu Morinda citrifolia. Menurut Andreanus pemberian 500 mg/kg dan 1.000 mg/kg bobot tubuh ekstrak buah noni menurunkan kadar glukosa serum masing-masing 62,1% dan 74,1% pada mencit percobaan di hari ke-4.
Itu berbeda nyata dengan kelompok kontrol yang hanya 21,6%. Bahkan penurunan itu juga jauh lebih besar daripada perlakuan dengan glibenklamid yang menurunkan 38,6%. 'Pemberian glibenklamid tak menunjukkan perbedaan nyata dengan kontrol. Artinya glibenklamid tidak memperbaiki kerja sel beta pankreas melainkan hanya menstimulasi pelepasan insulin,' kata Adnyana. Makanya, diduga mekanisme kerja mengkudu menurunkan glukosa serum berbeda dengan glibenklamid yaitu dengan memperbaiki sel beta pankreas.
Itu sejalan dengan riset Prof Dr Sumali Wiryowidagdo dari Pusat Studi Obat Alam Departemen Farmasi Universitas Indonesia. Sumali membuktikan dosis 1.620 mg/kg bobot tubuh ekstrak mengkudu mampu menurunkan glukosa serum mencit secara bermakna. Hasil uji toksisitas menunjukkan tak ada kelainan pada jantung, hati, ginjal, dan darah. 'Untuk manusia, dosis itu setara dengan 25 cc jus mengkudu yang diperoleh dari 1 buah mengkudu 100 gram tanpa penambahan air, lalu dikonsumsi sehari sekali,' tutur Sumali.
Diduga kandungan prokseronin pada keluarga Rubiaceae itu mampu memperbaiki sel beta pankreas. Di dalam tubuh prokseronin berubah menjadi seronin yang mampu menyatukan peptida-peptida atau asam-asam amino menjadi protein. Pada pankreas yang rusak pun, protein banyak terpecah. Makanya, seronin mampu meregenerasi sel-sel pankreas yang rusak.
Kabar bagus datang dari Institut Pertanian Bogor. Dosen dari Fakultas MIPA IPB Mega Safithri SSi MSi membuktikan ekstrak daun sirih merah Piper crocatum pun mampu menurunkan kadar glukosa darah. Ekstrak dibuat dari 200 g sirih merah dengan 1 l air yang direbus hingga hanya tersisa 100 ml.
Hasil penelitian pada mencit menunjukkan dosis 20 g/kg bobot tubuh ekstrak daun sirih merah mampu menurunkan kadar glukosa darah mencit 34,3%. Penurunan itu lebih besar dibanding perlakuan dengan daonil - obat antidiabetes - dosis 3,22 mg/kg yang menurunkan kadar gula 27%. Setelah uji toksisitas selama 7 hari pemakaian, ekstrak sirih merah yang mengandung alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid itu dinyatakan aman dikonsumsi.
Menurut Dr dr Aris Wibudi SpPD, dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, ada 5 cara untuk menurunkan gula darah. Kelima cara itu adalah menurunkan produksi gula oleh liver, memicu sekresi insulin, menghambat pemecahan gula di usus, memperbaiki sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin, dan memperbaiki fungsi sel-sel beta pankreas. 'Dibanding obat kimia, herbal relatif aman dan efek samping rendah lantaran kandungan bahan aktifnya rendah,' kata Aris. Aris menambahkan, pasien berhak memilih pengobatan diabetes dengan herbal asal tak mengabaikan pantauan dari dokter agar kadar gula tetap terkendali. (Nesia Artdiyasa)